Pulau Komodo Masuk Nominasi 7 Keajaiban Dunia

Sebelum berangkat ke kantor biasa nonton TV sebentar. Ada tanyangan di TV-ONE yang menampilkan berita Pulau Komodo masuk nominasi 7 Keajaiban Dunia kategori "Nature" kemana Borobudur? Entahlah. Ayo dukung rame-rame dengan memilihnya di http://www.new7wonder.com/ kemudian masuk ke menu "N7W" dan klik sub menu "-nominees". Namun sebelum menentukan pilihan, anda diharuskan registrasi terlebih dahulu di menu "N7W" dan masuk ke sub menu "Register". Saat aku memilih, pulau komodo ada pada urutan ke 8, dan ini belum bisa dianggap 7 keajaiban dunia. Ayo dukung rame-rame supaya Indonesia bisa lebih dikenal dengan masuk dalam 7 keajaiban dunia untuk pulau komodo.

Apa sih pulua Komodo itu dan dimana pulau Komodo itu. Searching di internet ternyata banyak yang artikel mengenai pulau komodo, silahkan dibuka http://www.google.com/ dan search pulau komodo. Disini saya copykan dari http://id.wikipedia.org/wiki/Pulau_Komodo. Ini dia isi artikel tersebut.

Pulau Komodo adalah sebuah pulau yang terletak di Kepulauan Nusa Tenggara. Pulau Komodo dikenal sebagai habitat asli hewan komodo. Pulau ini juga merupakan kawasan Taman Nasional Komodo yang dikelola oleh Pemerintah Pusat. Pulau Komodo berada di sebelah barat Pulau Sumbawa, yang dipisahkan oleh Selat Sape.
Secara administratif, pulau ini termasuk wilayah Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Pulau Komodo merupakan ujung paling barat Provinsi Nusa Tenggara Timur, berbatasan dengan Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Di Pulau Komodo, hewan komodo hidup dan berkembang biak dengan baik. Tahun 2008, di pulau ini hanya terdapat sedikitnya 1200 ekor komodo. Ditambah dengan pulau lain, seperti Pulau Rinca sehingga jumlah mereka keseluruhan menjadi sekitar 2500 ekor.
Selain komodo, pulau ini juga menyimpan eksotisme flora yang beragam kayu sepang yang oleh warga sekitar digunakan sebagi obat dan bahan pewarna pakaian, pohon nitak ini atau sterculia oblongata di yakini berguna sebagai obat dan bijinya gurih dan enak seperti kacang polong.

Sejarah
Pada tahun 1910 Belanda menamai pulau di sisi selatan Provinsi Nusa Tenggara Timur ini dengan julukan Pulau Komodo. Cerita ini berawal dari Letnan Steyn va Hens Broek yang mencoba membuktikan laporan pasukan Belanda tentang adanya hewan naga menyerupai monster di pulau tersebut. Steyn lantas membunuh salah satu komodo tersebut dan membawa dokumentasinya ke Museum and Botanical Garden di Bogor untuk diteliti.

sumber lain saya dapatkan dari http://www.wisatamelayu.com/



A. Selayang Pandang

Pada tahun 1908, gugusan satuan tempur pasukan Belanda melaporkan bahwa mereka melihat hewan naga menyerupai monster di sebuah kepulauan sisi selatan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Mendengar hal tersebut, Letnan Steyn van Hens Broek, seorang pejabat administrator kolonial Belanda, hendak membuktikannya. Ia kemudian menyiapkan satuan tempur armada kapal Belanda yang bermarkas di Flores untuk menuju pulau tersebut.

Setiba ia di sana, Letnan Steyn dan anak buahnya melihat hewan berupa kadal raksasa yang panjangnya berukuran hingga dua meter. Steyn berhasil membunuh salah satu dari kadal rakasa tersebut dan membawa ke markasnya di kota Ende. Kadal raksasa ini kemudian dipotret dan gambarnya dibawa kepada Peter A Ouwens, seorang direktur Zoological Museum and Botanical Garden di Bogor. Inilah dokumentasi pertama sebuah kadal raksasa yang ternyata bernama komodo, oleh karenanya, pada tahun 1910 pihak Belanda menamakan pulau tersebut Pulau Komodo.

Hasil pemotretan komodo tersebut dipublikasikan oleh sebuah harian nasional Hindia Belanda pada tahun 1912. Publikasi ini membuat Pulau Komodo mulai ramai dikunjungi, baik oleh para peneliti, misionaris, maupun wisatawan. Menyadari akan keistimewaan komodo sebagai binatang langka, pada tahun 1915 pemerintah kolonial Belanda mengeluarkan peraturan proteksi terhadap binatang ini dari perburuan dan pembunuhan.

Sesuai dengan namanya, Pulau Komodo adalah sebuah pulau yang dikenal sebagai habitat asli hewan komodo (Varanus komodoensis), oleh penduduk setempat, hewan ini disebut Ora. Hingga kini, hewan komodo menjadi kebanggaan karena menjadi sumber pendapatan penduduk lokal dari para wisatawan yang berkunjung ke pulau yang berpenduduk kurang lebih 4.000 jiwa ini.


B. Keistimewaan
Di pulau ini, wisatawan dapat melihat hewan komodo yang merupakan spesies kadal terbesar di dunia dengan rata-rata panjang tubuhnya mencapai hingga 3,13 meter dan beratnya mencapai 165 kg. Wisatawan juga dapat menyaksikan berbagai aktivitas hewan langka ini, seperti perkawinan komodo yang terjadi antara bulan Mei hingga Agustus; komodo tengah menyantap rusa, kambing, babi dan menyaksikan komodo berjemur di jalanan dan di cabang pepohonan pada pagi hari.

Untuk melindungi komodo dari kepunahan, maka pada tahun 1980 pemerintah menjadikan Pulau Komodo sebagai Taman Nasional Komodo. Enam tahun kemudian, yakni tahun 1986, taman nasional ini diterima sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO. Taman nasional ini terdiri atas dua pulau besar, yakni Pulau Rinca dan Padar, yang dikelilingi oleh beberapa pulau kecil. Total luas wilayah daratan taman nasional ini mencapai 1.817 km².

C. Lokasi

Pulau Komodo merupakan pulau yang terletak di ujung paling barat Provinsi Nusa Tenggara Timur, berbatasan dengan Provinsi Nusa Tenggara Barat. Secara administratif, pulau ini termasuk wilayah Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia.


D. Akses Menuju Lokasi

Dari Kupang, ibukota Provinsi NTT, wisatawan dapat naik pesawat menuju Ende, sebuah kota di Pulau Flores. Setiba di sana, perjalanan dilanjutkan menuju Kota Labuhanbajo selama sepuluh jam dengan menggunakan minibus. Dari kota yang terletak di bagian paling barat Pulau Flores ini perjalanan dilanjutkan menuju Pulau Komodo dengan menggunakan speed boat yang memakan waktu sekitar dua jam.

E. Tiket Masuk

Wisatawan mancanegara dikenakan biaya tiket masuk pulau ini sebesar $5 US per orang untuk satu hari, dan wisatawan lokal dikenakan biaya Rp 25.000 per-orang (Maret 2008).


F. Akomodasi

Di Pulau ini dapat ditemukan resort bertaraf internasional, beberapa pondokan yang disediakan oleh masyarakat setempat dan juga restoran.

Sekali lagi, mari kita dukung dengan memilih di http://www.new7wonder.com/, Tunjukan Indonesia di mata dunia.

comment 1 comments:

berpikir dan berjiwa besar on June 19, 2009 at 2:56 PM said...

waa borobudur ama prambanan kemana niyyy

Post a Comment

Delete this element to display blogger navbar

 
© Blog Personal Kang Hae | Design by Blog template in collaboration with Concert Tickets, and Menopause symptoms
Powered by Blogger